Berdukacita atas meninggalnya seseorang adalah hal yang sangat manusiawi. Tapi, haruskah kita terus-menerus larut dalam dukacita dan kesedihan yang berkepanjangan? Jika demikian, apa bedanya kita dengan orang-orang yang belum percaya? Sebab kehidupan orang percaya itu bukanlah kehidupan yang tak berpengharapan, seperti mereka yang belum percaya itu